Polisi menggerebek ratusan toko vape Malaysia pada hari Senin, menyita semua e-liquid yang mengandung nikotin dan catatan pembelian grosir. Penggerebekan nampaknya dilakukan secara bersamaan, dimulai pada pukul 3:00 sore waktu Malaysia, menurut The Vaping Post.
Meskipun ceritanya masih samar, tampaknya penyitaan dilakukan oleh Layanan Farmasi negara Asia Tenggara, yang independen dari Kementerian Kesehatan Malaysia. Detail yang diketahui berasal dari MOVE Malaysia, sebuah kelompok advokasi yang merupakan anggota dari International Network of Nicotine Consumer Organisations. Pejabat INNCO Judy Gibson mengalihkan informasi tersebut kepada The Vaping Post.
Menurut Gibson, operasi tersebut terkoordinasi dengan baik oleh Layanan Farmasi. “Mereka pasti sudah merencanakan ini selama beberapa minggu karena mereka, bersama dengan petugas polisi, menyergap setiap toko vape independen,” katanya kepada Post.
Pihak berwenang juga memaksa staf toko vape untuk menyerahkankwitansi untuk produk yang disita dan informasi tentang pemasok grosir, kata MOVE kepada Post. MOVE telah menghubungi toko vape yang menjadi anggota, dan semua sejauh ini melaporkan bahwa mereka telah digerebek. Organisasi ini percaya pemerintah akan mengejar pemasok grosir berikutnya.
Direktur MOVE Azrul Hafriz mengatakan kepada Post dia percaya tindakan itu dilakukan tanpa kerja sama dari Kementerian Kesehatan. Asosiasi vaping memiliki kontak rutin dengan lembaga itu, dan Hafriz tidak menerima peringatan.
Tiga lembaga dalam pemerintah berbagi tanggung jawab untuk mengatur produk vaping. Kementerian Kesehatan mengatur e-liquid yang mengandung nikotin berdasarkan Undang-Undang Racun, dan Undang-Undang Penjualan Obat. Menurut Malay Mail, undang-undang tersebut mewajibkan hanya apotek dan praktisi medis berlisensi yang dapat menjual nikotin, dan hanya untuk tujuan medis.
Ini bukanlah pertama kalinya pihak berwenang Malaysia melakukan penggerebekan massal pada toko vape. Serangkaian tindakan yang hampir identik dilakukan oleh pihak berwenang Malaysia pada tahun 2015. Seperti yang terjadi hari ini, ratusan toko vape digerebek, dan e-liquid yang mengandung nikotin disita.

Karena penjualan rokok yang menurun, pemerintah negara bagian di AS dan negara-negara di seluruh dunia sedang mencari produk vapor sebagai sumber baru pendapatan pajak.
Daftar larangan rasa produk vaping dan larangan penjualan online di Amerika Serikat, serta larangan penjualan dan kepemilikan di negara lain.
Melihat lebih dekat pada PouchPoint, toko online kantong nikotin yang menawarkan harga bersaing, pilihan yang beragam, dan pengalaman berbelanja yang lancar.
Sebuah analisis praktis yang berbasis data tentang kemana pasar vape menuju—dan bagaimana memposisikan bisnis Anda sebelum perubahan regulasi dan kategori.














